Jakarta, partikel.id – Industri musik tanah air kembali disuguhkan sebuah karya yang menyentuh relung batin. Musisi eńau resmi menggandeng vokalis ikonik Ari Lesmana dalam single kolaborasi terbaru berjudul “Sesi Potret“.
Dirilis secara resmi pada 30 Januari 2026, lagu ini bukan sekadar proyek musik biasa, melainkan sebuah refleksi tentang duka, penyesalan, dan hakekat waktu yang tak dapat diputar kembali.
Sebuah Percakapan Batin tentang Kehilangan
Lahir dari ruang kejujuran, “Sesi Potret” mulai digarap pada awal November 2025. Terinspirasi dari kisah-kisah nyata di lingkungan sekitar eńau dan sang istri, lagu ini menangkap esensi dari rasa kehilangan yang mendalam. eńau mengungkapkan bahwa lagu ini merupakan representasi dari rasa bersalah dan kerinduan yang seringkali datang terlambat.
“Lagu ini adalah pengingat bagi saya pribadi dan banyak orang tentang ‘waktu’ bersama orang-orang tercinta. Jangan sampai ada kata terlambat, karena benar adanya waktu tidak bisa diulang lagi,” ujar eńau dalam keterangan resminya.
Ia juga menyoroti bagaimana ‘gengsi’ seringkali menjadi penghalang seseorang untuk memberikan pelukan hangat atau sekadar meluangkan waktu bertemu, hingga akhirnya maut atau perpisahan tiba tanpa aba-aba.
Kolaborasi Kakak-Beradik yang Intim
Pemilihan Ari Lesmana sebagai rekan kolaborasi dirasa sangat tepat. Karakter suara Ari yang ekspresif dan sarat emosi memberikan dimensi baru pada lirik reflektif khas eńau. Hubungan persaudaraan di antara keduanya membuat chemistry dalam lagu ini terasa begitu organik, seolah sebuah dialog jujur antara dua jiwa yang sedang berdamai dengan diri sendiri.
Dalam proses kreatifnya, eńau mempercayakan posisi produser musik kepada Kevin Pangestu. Setelah aransemen dasar terbentuk, barulah ia mengajak Ari Lesmana untuk menyempurnakan pesan yang ingin disampaikan. Liriknya sendiri merupakan buah pikiran eńau yang dibantu oleh sang istri, Mulia Kennedy, sebelum akhirnya dipoles kembali oleh Ari Lesmana.
Detail Produksi dan Tim di Balik Layar
Keberhasilan “Sesi Potret” membangun suasana yang syahdu tak lepas dari tangan dingin para musisi yang terlibat di belakang layar:
-
Produser Musik & Gitar: Kevin Pangestu
-
Bass: Ryan Wijaya
-
Drum: Syade Rian
-
Penulis Lirik: eńau, Mulia Kennedy, & Ari Lesmana
Secara musikalitas, kolaborasi ini membuktikan bahwa kekuatan sebuah lagu tidak selalu harus datang dari aransemen yang megah atau suara yang lantang. Justru melalui kesederhanaan dan kejujuran lirik, “Sesi Potret” mampu menemukan maknanya yang paling dalam.
Pesan dalam Sesi Potret
Melalui karya ini, eńau berpesan kepada para pendengar untuk lebih menghargai keberadaan orang tersayang selagi kesempatan masih ada. Mengabadikan momen dalam sebuah ‘potret’ menjadi simbol untuk menyimpan memori baik sebelum kehilangan itu benar-benar terjadi.
Single “Sesi Potret” kini sudah tersedia di berbagai Digital Streaming Platform (DSP). Selain itu, video musik resminya juga telah dapat dinikmati melalui kanal YouTube Aku eńau.













