Jakarta, partikel.id – Belakangan ini game tak lagi dipandang sebagai sarana hiburan semata. Pasalnya, kini banyak developer lokal mulai mengangkat isu sosial yang relate dengan kehidupan masyarakat ke dalam game garapannya.
Isu sosial yang diangkat pun beragam sehingga mampu mengajak player untuk melihat suatu persoalan dari sudut pandang yang berbeda. Jadi, jika kamu tertarik untuk mencoba pengalaman bermain game dengan plot yang menarik dan penuh makna, yuk simak rekomendasi game lokal bertema isu sosial yang telah dihimpun oleh redaksi Partikel dalam ulasan di bawah ini.
1998: The Toll Keeper Story

Rekomendasi pertama yakni 1998: The Toll Keeper Story. Selaras dengan judulnya, game simulasi naratif garapan GameChanger Studio ini terinspirasi dari kondisi kehidupan di Indonesia saat krisis moneter tahun 1998.
1998: The Toll Keeper Story sendiri berlatar di negara fiktif bernama Janapa yang tengah dilanda krisis ekonomi dan ketidakstabilan sosial. Dalam game ini, player pun diajak memposisikan diri sebagai Dewi, seorang penjaga gerbang tol yang tengah hamil tua dan harus bertahan di kondisi pelik tersebut.
Untuk mencapai good ending, player perlu menjalani sejumlah tugas. Mulai dari melayani transaksi dan memeriksa kendaraan serta identitas pengendara hingga mengambil keputusan dilema moral yang sangat memengaruhi akhir nasib Dewi dan orang-orang di sekitarnya.
Game 1998: The Toll Keeper Story kini tersedia di Epic Games Store, Google Play Store dan Steam.
A Space for the Unbound

Selanjutnya ada A Space for the Unbound. Tak jauh dengan rekomendasi sebelumnya, video game besutan Mojiken Studio ini juga mengadaptasi kondisi sosial Indonesia di akhir 1990-an.
Dalam narasinya, A Space for the Unbound berlatar di sebuah pedesaan Indonesia pada akhir tahun 90-an. Player game ini memposisikan diri sebagai Atma, seorang siswa SMA yang memiliki kitab merah ajaib dan kemampuan menyelam ke dalam pikiran orang lain (spacemiving).
Tak seperti game naratif yang memiliki beberapa ending, A Space for the Unbound hanya memiliki satu ending utama. Namun, player tetap harus memenuhi misi bucket list Atma bersama kekasihnya, Raya, guna menolong para warga desa, menguak rahasia Raya dan mencegah kehancuran dunia yang mereka tinggali.
A Space for the Unbound kini tersedia di Apps Store, Epic Games Store, Steam dan Xbox.
Baca Juga: Hype Banget! Ini 3 Game yang Lagi Tren di Kalangan Gen Z
Coffee Talk

Rekomendasi game lainnya yang tak boleh dilewatkan yakni Coffee Talk. Game novel visual garapan Toge Productions ini terinspirasi dari Midnight Diner, serial Jepang yang berkisah tentang restoran tengah malam dengan interaksi hangat sang koki dengan para pelanggannya.
Selaras dengan inspirasi tersebut, Coffee Talk pun memposisikan playernya sebagai barista di sebuah kedai kopi di kota Seattle. Selagi menyiapkan minuman pesanan pelanggan, barista juga memiliki misi untuk mendengarkan curahan hati pelanggannya.
Untuk mencapai good ending, player harus membuat minuman sesuai permintaan pelanggan secara teliti dan memberi minuman spesial ke pelanggan tertentu. Pasalnya, kesalahan dalam membuat minuman bisa menyebabkan bad ending atau rusaknya hubungan dengan pelanggan.
Coffee Talk telah tersedia di Google Play Store, Apps Store, Epic Games Store, Steam dan Xbox. Menariknya, game ini juga memiliki seri sekuel yakni Coffee Talk Episode 2: Hibiscus & Butterfly dan seri spin-off Coffee Talk Tokyo.
Citampi Stories

Citampi Stories juga menjadi rekomendasi game lokal yang patut dicoba. Game RPG garapan Ikan Asin Productions ini terinspirasi dari game Harvest Moon yang dikemas dalam versi kearifan lokal sehingga memiliki narasi yang cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dalam game ini, player berperan sebagai seorang pemuda yang merantau ke Citampi demi membantu melunasi utang keluarga. Selama permainan berlangsung, player akan mencari pekerjaan, mengatur keuangan, berinteraksi dengan para warga Citampi, hingga menikah dengan salah satu karakter wanita Citampi dan membangun kehidupan baru yang lebih mapan.
Game Citampi Stories kini tersedia di Google Play Store dan Apps Store. Menariknya, game ini juga memiliki versi player perempuan yakni Cisini Stories.
Pamali: Indonesian Folklore Horor

Terakhir, yakni Pamali: Indonesian Folklore Horor. Video game horor garapan StoryTales Studios ini mengadaptasi budaya tabu dan kepercayaan mistis yang berkembang di masyarakat lokal sebagai narasi utama.
Dalam game ini, player berperan sebagai seseorang yang harus mengungkap misteri dan rahasia yang berkaitan dengan sosok mistis yang dihadapi.
Untuk mencapai good ending, player pun harus menjelajah lingkungan sekitar dengan memeriksa berbagai objek, serta membuat keputusan yang tidak melanggar pamali. Jika nekat melanggarnya, player dapat memicu teror dan bisa menyebabkan bad ending.
Pamali: Indonesian Folklore Horor tersedia di Steam. Game ini memiliki 5 seri, The White Lady, The Tied Corpse, The Little Devil, The Hungry Witch, dan The Vengeful Mother. Selain itu, game ini juga telah diadaptasi menjadi film seri, yakni Pamali, Pamali: Dusun Pocong, dan Pamali: Tumbal.
Nah, itu dia 5 rekomendasi game lokal yang mengangkat tema isu sosial. Game mana nih yang ingin kamu mainkan lebih dulu?













